Sumbawa Besar (22/11), Kantor Imigrasi Kelas II TPI Sumbawa Besar Kanwil Kemenkumham NTB mengadakan kegiatan sosialisasi Eazy Passport dengan mengundang beberapa instansi pemerintah khususnya yang ada di Kabupaten Sumbawa diantaranya Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil, Dinas ketenagakerjaan, Dinas Teknologi informasi, komunikasi dan statistika, Dinas Pemuda olahraga dan pariwisata, Kementerian Agama, Camat Sumbawa, Universitas Teknologi Sumbawa, SMA 1 Sumbawa Besar dan Pengurus Travel Umroh serta Radio Rasesa.


Layanan Eazy Passport merupakan suatu inovasi di masa pandemi Covid-19 dalam rangka meningkatkan pelayanan paspor kepada masyarakat yang dilaksanakan di luar kantor imigrasi dan menuju lokasi pemohon dengan menggunakan mobile unit Surat Perjalanan Republik Indonesia (SPRI), kata Kepala Seksi Teknologi Informasi dan Komunikasi Keimigrasian, Erna Loreta Silalahi mewakili Kepala Kantor Imigrasi Kelas II TPI Sumbawa Besar, Senin (22/11)


Hal tersebut kata Loreta, merujuk dari Surat Edaran Plh. Direktur Jenderal Imigrasi Nomor: IMI-1060.GR.01.01 Tahun 2020 tentang Layanan Eazy Passport serta Surat Edaran (SE) Dirjen Imigrasi Nomor IMI-GR.01.01-0946 Tahun 2020 tentang pelaksanaan tugas dan fungsi keimigrasian dalam masa tatanan normal baru. Loreta menyatakan, banyak kemudahan yang dapat diperoleh masyarakat melalui layanan Eazy Passport. Dengan layanan ini, kelompok masyarakat bisa mengajukan permohonan paspor secara kolektif untuk perkantoran pemerintah/ TNI/ Polri/BUMN/swasta, warga perumahan, dan komunitas atau organisasi.


Dilanjutkan Loreta, pemohon yang ingin mendapatkan layanan Eazy Passport tersebut cukup mengajukan permohonan ke Kantor Imigrasi Kelas II TPI Sumbawa Besar dan mendaftarkan peserta serta mengirimkan data permohonan persyaratan pembuatan paspor secara kolektif melalui aplikasi Si Pepo (Sistem Pendaftaran Eazy Passport Online).
“Selanjutnya petugas kami akan menerima data permohonan masyarakat dan memeriksa sarana prasana untuk mendukung operasional perangkat mobile passport di tempat yang akan dilaksanakan layanan Eazy Passport,” kata Loreta lagi.
Dengan adanya sosialisasi ini diharapkan masyarakat mendapatkan layanan Keimigrasian
sesuai kebutuhan dengan mempertimbangkan situasi yang aman, nyaman, dan tetap disiplin menerapkan protokol kesehatan serta menambah pengetahuan terkait Eazy Passport.